Mun urang tumpak kandaraan antara Bandung - Sumedang. Urang bakal ngaliwatan jalan nu mantak hariwang.Kawuwuh unggal pengkolan, mipir lamping mapay jurang. Mantak aringgis nempona, baluas ningal leuwangna.
(Kalau kita naik kendaraan antara Bandung - Sumedang. Kita bakal melewati jalan yang membikin ngeri. banyak setiap tikungan, yang bersandingkan tebing dan jurang. bagi yang melihat akan terasa miris dan was-was.
Potongan lagu yang menggambarkan situasi Jalan Cadas Pangera. Cadas
Pangeran adalah bukti sejarah pengorbanan putra bangsa. Mereka membangun negeri ini penuh dengan cucuran keringat dan tetesan dara. mereka juga membangun dibwah tekanan todongan senapan para serdadu Belanda.
Pengorbanan pendahulu bangsa ini meninggalkan manfaat bagi generasi penerus kini. Walaupun terdapat cerita yang mengerikan, Cadas pangeran kini, menyimpan pesona tersendiri bagi yang melaluinya. Walaupun betul berada diantara tebing dan jurang, cadas pengeran sekarang sudah aman utuk dilalui karena jalannya sudah lebar dan dipingirannya diberikan batas pengamanan serta penerangan.
Jalanan yang berliku, dan iklim yang sejuk membuat Cadas Pangeran mempunyai daya pesona sendiri. Ditambah pemandangan alam yang berbukit dan tebing yang curan dengan pepohonan yang hijau menambah indahnya daya pesona Cadas Pangeran. Bahkan bagi anda yang menyenangi dunia fotografi, tempat ini bisa dijadikan salah-satu objek untuk memnuhi dahaga anda akan alam yang indah dalam memenuhi memori fotografi anda.
20.38
Rasna S Putra
Posted in


0 komentar :
Posting Komentar